Rabu, 25 April 2018

Liburan

Aku sedang berlibur ke Korea. Disana adalah tempat yang tepat untuk menghabiskan waktu liburanku. Aku mengakui bahwa orang orang disini sangat ramah. Terlebih tetanggaku, ia sering kali menemui ku. Memastikan bahwa aku baik baik saja. Yaaa... mungkin ini berlebihan, tapi aku selalu berkata padanya bahwa aku tidak apa apa.

Tiap paginya, aku selalu menemukan surat didepan rumahku. Isi surat itu tidaklah terlalu mengangguku. Isinya hanyalah pesan dari si penulis yang ingin berkenalan denganku. Surat itu ditulis dengan tinta merah. "Hmm... Mungkin aku harus bertemu dan berkenalan langsung dengannya".

Zombie Apocalypse

Aku menonton sebuah film zombie, diceritakan bahwa dalam film itu ada sebuah wabah zombie yang menyebar keseluruh dunia. Dan kini, dunia dipenuhi oleh zombie. Orang orang yang selamat, harus mampu bertahan hidup ditengah tengah krisis dunia karena wabah zombie. Banyak yang memilih untuk tetap tinggal dirumah, dan tak sedikit pula yang bertahan dengan cara berpindah pindah.

Film ini sangat seru, benar benar sangat bagus kualitasnya. Dan tentunya, di labelnya tertera "Berdasarkan Kisah Nyata".

"Hmm... Harus ku akui bahwa film ini cukup menghibur" kataku dengan santainya. "Kalian pun harus menonton ini, jangan hanya bisanya memakan daging saja"

Bloody Marry

Setiap aku bercermin, aku merasa aneh pada bayanganku. Rasanya, bukan seperti aku yang dulu lagi. Aku tampak berbeda, mereka (bayanganku) terlihat sangat ketakutan ketika aku sedang bercermin dengan penuh senyuman sinis. Apalagi ketika aku mendekatkan diri didepan kaca. Bayanganku tiba tiba menghilang.

Anehnya lagi, aku selalu bercermin di ruang yang gelap dan setelah itu aku merasa ada yang memanggil namaku sebanyak tiga kali. Aku seperti hantu yang sangat ditakuti oleh bayangan. Padahal dulu aku sangat cantik.